BTM Tegaskan Komitmen PDI Perjuangan Papua: Kebenaran, Keadilan, dan Kejujuran Akan Ditegakkan

Jayapura, BANTENGPAPUA.COM–Dalam suasana politik yang terus berkembang di Tanah Papua, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Papua, Benhur Tomi Mano (BTM), menegaskan kembali arah perjuangan partai berlambang banteng moncong putih di Bumi Cenderawasih. Dengan nada tegas dan penuh keyakinan, BTM menyatakan, “Kebenaran, keadilan, dan kejujuran akan ditegakkan!”

Seruan itu bukan sekadar slogan politik, melainkan penegasan moral dan ideologis dari seorang kader yang dikenal berintegritas dan berkomitmen pada nilai-nilai perjuangan partai. Menurut BTM, tiga prinsip utama — kebenaran, keadilan, dan kejujuran — merupakan fondasi yang harus menjadi pegangan dalam menjalankan politik yang berpihak pada rakyat.

“Politik bukan tempat untuk memperkaya diri atau mencari kekuasaan. Politik adalah jalan pengabdian. Karena itu, kebenaran harus dijunjung, keadilan ditegakkan, dan kejujuran dijaga sebagai dasar kepercayaan rakyat kepada kita,” tegas BTM di Jayapura, Senin (6/10/2025).

Menegakkan Marwah Politik Kader di Tanah Papua

BTM menegaskan, PDI Perjuangan Papua memiliki tanggung jawab moral dan historis untuk menjaga marwah perjuangan partai di daerah yang kaya akan sumber daya, namun masih dihadapkan pada kesenjangan sosial dan ekonomi. Ia menilai, tugas partai tidak hanya memenangkan pemilu, tetapi memastikan kebijakan publik benar-benar menyentuh kehidupan rakyat kecil.

“PDI Perjuangan harus hadir di tengah rakyat, mendengarkan mereka, dan menjadi solusi atas persoalan yang dihadapi. Kita tidak boleh diam melihat ketidakadilan. Kader banteng harus berani bersuara, berani membela, dan berani bertindak untuk rakyat,” ujarnya.

BTM juga menyoroti pentingnya memperkuat barisan kader di tingkat kabupaten/kota, distrik, dan kampung. Menurutnya, semangat gotong royong dan loyalitas terhadap ideologi partai menjadi kunci agar PDI Perjuangan tetap solid dan dipercaya masyarakat Papua.

Kebenaran, Keadilan, dan Kejujuran: Kompas Moral Politik

Pernyataan “BTM: Kebenaran, Keadilan, dan Kejujuran akan ditegakkan” kini menjadi semboyan moral bagi kader dan simpatisan PDI Perjuangan di Papua. Bagi BTM, tiga nilai itu bukan sekadar retorika, melainkan pedoman hidup dalam berpolitik.

“Tanpa kejujuran, politik kehilangan arah. Tanpa keadilan, rakyat kehilangan harapan. Dan tanpa kebenaran, bangsa ini kehilangan masa depannya,” kata BTM dengan nada reflektif.

Ia menegaskan, perjuangan PDI Perjuangan di Papua tidak boleh lepas dari nilai-nilai yang diwariskan oleh Bung Karno dan terus diteruskan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Prof. Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri — yakni menjadikan rakyat sebagai pusat dari seluruh kebijakan politik.

Mengokohkan Pancasila dan Semangat Nasionalisme di Timur Indonesia

BTM menutup pernyataannya dengan ajakan kepada seluruh kader dan masyarakat Papua untuk memperkuat semangat nasionalisme dan menjaga persatuan. Ia menilai, di tengah berbagai tantangan politik dan ekonomi, Papua membutuhkan kepemimpinan yang tulus dan berakar pada nilai-nilai kebangsaan.

“Kita, orang Papua, adalah bagian dari Indonesia yang besar. Dengan Pancasila sebagai dasar, mari kita bangun Tanah Papua dengan hati yang bersih, pikiran yang jujur, dan tekad yang adil untuk semua,” ujar BTM.

“PDI Perjuangan akan terus menjadi pelopor politik kerakyatan di Papua — teguh di jalan kebenaran, keadilan, dan kejujuran.”

Dengan pernyataan tegas tersebut, Benhur Tomi Mano memperkuat posisi PDI Perjuangan sebagai partai yang berkomitmen menjaga integritas politik di Tanah Papua, sekaligus meneguhkan semangat perjuangan merah di ujung timur Indonesia.

Related posts